ARTIKEL & PANDUAN
SHM vs AJB pada Tanah Kavling: Apa Bedanya?
Penjelasan sederhana perbedaan SHM dan AJB dalam transaksi tanah kavling, serta kenapa pembeli perlu memahami dokumen hak dan dokumen transaksi secara terpisah.
SHM dan AJB sering disebut bersamaan dalam percakapan jual beli tanah, padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Memahami perbedaan dasar membantu pembeli mengajukan pertanyaan yang lebih tepat.
SHM berkaitan dengan status hak
Sertifikat Hak Milik merupakan dokumen pertanahan yang berkaitan dengan hak atas bidang tanah. Data dan keabsahannya perlu diperiksa pada objek yang akan ditransaksikan.
AJB adalah bagian dari proses transaksi
Akta Jual Beli dibuat dalam proses peralihan hak oleh pejabat yang berwenang sesuai ketentuan. AJB tidak sebaiknya diperlakukan sebagai istilah pengganti untuk sertifikat.
Balik nama menghubungkan transaksi dan data hak
Setelah proses transaksi memenuhi ketentuan, perubahan data pemegang hak dilakukan melalui prosedur yang berlaku. Durasi dan dokumen tergantung kasus.
Gunakan pemeriksaan profesional untuk transaksi nyata
Setiap transaksi dapat mempunyai kondisi berbeda, termasuk pemecahan, waris, kuasa atau pajak. Libatkan PPAT/notaris dan pihak berwenang.
Checklist praktis
- Cek sertifikat.
- Cek identitas penjual.
- Cek bidang.
- Pahami AJB.
- Pahami balik nama.
- Tanyakan pajak/biaya.


